Sepakbola Sepakbola Asia Sepakbola Indonesia

Pelatih Borneo FC Roberto Carlos Mario Gomez merasa kesal setelah timnya diimbangi Bhayangkara FC

Matagol – Pada laga pekan pertama Liga 1 2019. Kekesalan eks juru racik Persib Bandung itu wajar karena gol tim tamu lahir jelang laga berakhir. Bermain di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.

Pesut Etam harus berbagi poin dengan Bhayangkara FC setelah bermain imbang 1-1. Hasil ini tak cukup baik jelang menghadapi Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda pada 22 Mei. Borneo FC sejatinya bermain lebih dominan. Sejak menit awal Terens Puhiri dkk berkali-kali menciptakan peluang.

Namun, tidak ada satupun yang berhasil diciptakan menjadi gol. Babak pertama berakhir imbang 0-0. Pada paruh kedua, Mario Gomez membuat perubahan. Keputusan memasukkan Lerby Eliandry dan Rifal Lastori berbuah manis. Pada menit 57, Matias Conti berhasil mencetak gol bagi Pesut Etam.

Ramiro Fergonzi memupus harapan Pesut Etam meraih kemenangan. Skor 1-1 mengakhiri laga tersebut. Selepas pertandingan, Mario Gomez tak bisa menyembunyikan kekesalannya. Bahkan saat peluit panjang berbunyi dia terlihat melampiaskan kekesalannya dengan menendang botol yang ada di hadapannya. Sayang, petaka datang satu menit jelang bubaran.

“Hasil yang tidak cukup bagus, kami dominan menguasai laga tapi harus bermain imbang. Tapi pertandingan sudah selesai, kami akan fokus ke laga berikutnya,” ungkap Gomez

Pelatih Borneo FC Roberto Carlos Mario Gomez merasa kesal setelah timnya diimbangi Bhayangkara FC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *